Rabu, 25 Januari 2012

HUJAN UANG
            Waw! Aku menganga tak percaya. Aku yang malamnya bete karena nggak bisa tidur sampai larut malam, pagi itu riang gembira! Ngakak malah. :-D Bagaimana tidak. Indonesia yang terkenal dengan dua musim, kini nambah jadi 3 musim. What?? Hujan uang men, keren gak sih? Sayangnya aku gak sempat ambil gambar, karena salah satu temanku ada yang paling heboh bangget dengan kejadian tersebut. Siapakah dia? Nah lo, ternyata si Rizki itu yang bikin orang-orang pada kehujanan.
            Jadi hari ini nggak tau kenapa Malang diterpa angin kencang. Nggak bikin ribut sih, cuman banyak cucian-cucian pada kabur dari tempatnya, selain itu kudengar banyak pohon tumbang di sekitar area kos-kosan. Hmm, lumayan gak bersahabat, karena aku harus ekstra hati-hati dengan jilbab dan rok panjangku, nggak boleh sampai “miber-miber” doong.
            Aku yang tergesa-gesa berangkat (sedikit repot, karena rok panjangku berkali-kali di hantam angin) sedikit kaget karena tumben belum ada yang datang, biasanya sih aku yang telat! Kulihat Rizki sedang menghitung catatan uang buku yang hari ini musti disetor pada dosen. Mukanya keliatan bingung, trus tiba-tiba salah seorang temanku minta uang kembalian. Karena bingung, spontan Riski ngambil uang-uang yang ada di dalem tasnya dan kemudian ngitung uang kembalian tadi di lantai. Dan oh my God!
WHUUUSSSS.....
            Dalam hitungan detik, angin membawa lari uang-uang si Riski. Terang saja dia langsung ngejar, padahal uang-uang tersebut telah melayang-layang di udara. Persis kayak hujan uang. Dari seratus ribu sampai seribuan semua berhamburan di fakultas ku. Teman-teman yang ada disitu malah pada ketawa, bukannya ngebantuin kek. Dari lantai satu, terlihat Bapak Dosen tertawa lebar ngeliat uang jatuh dari atas, mungkin dikira jatuh dari langit. Hahaha Rejeki nomplok kan! (padahal dari lantai 3)
            Akhirnya, bantuan teman-temanpun (termasuk aku pastinya) dikerahkan untuk mencari uang yang hilang itu. Hehehe, kasian si Riski, dia yang bikin gara-gara eh dia juga yang kena. Alhamdulilah, untungnya hujan uang ini cuma menelan kerugian sebesar sepuluh ribu. Nggak tau tu uang miber dimana, nungkin nyangkut di pohon, atau di gedung sebelah, atau mungkin malah udah ditemu mahasiswa dan dia buru-buru masukin ke dalam tas? :-D Entahlah... Hari ini memang konyol.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar