Hari ke 28, di lingkungan yang
lebih nyaman dari yang pernah terbayang. Bersama 21 yang lain, merancang dan
menyatukan berbagai ide dan emosi yang keluar dari masing-masing karakter yang
beragam.
Ke-28,
separuh lebih dari perjalanan untuk mencipta sebuah proses. Program Kerja
Pemberdayaan Perpustakaan Sekolah, Senam Lansia, Biopori, dan uji coba Abon
Cabai dari campuran cabai segar dan afkir telah berjalan mulus. Saatnya
menghela nafas sejenak. Berhenti sejenak. Menyiapkan nafas dan tenaga untuk
selanjutnya melompat ke UKS (Pemilihan Dokter Kecil) dan Sosialisasi Optimalisasi Abon Cabai dari
Cabai Afkir. Melelahkan memang. Namun, tiap kali melihat adik-adik SD yang
wajahnya masih lugu dan innocent menyambut kedatangan rombongan KKN dan selalu
memanggil-manggil dengan nada yang khas “Kakak… Kakak…”, ibu-ibu paruh baya
yang tetap setia dan semangat melihat cara pembuatan abon cabai, dan bapak-bapak
dengan wajah lelahnya memperhatikan LCD dan manggut-manggut dengan materi
Biopori. Runtuhlah gedung, serasa bahagia yang tercipta saat melihat ekspresi
mereka. Lega sekaliiii
| Suka difoto! |
| Kaget! percaya atau tidak, dalam ruang sempit ini tersimpan kurang lebih 2000 buku (termasuk Ensiklopedia) yang fresh. Sayang, jarang dibaca. |
# Turut
kusumbang barisan kata untuk mengenang masa-masa KKN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar